Pentingnya Cek Kesehatan Sebelum Nikah
Photo :
Melakukan tes kesehatan
sebelum menikah di Indonesia bukan lah hal yang dianggap sebagai sebuah
kewajiban. Diketahui, beberapa pasangan calon suami-istri jarang yang
melakukan serangkaian tes kesehatan menjelang pernikahan.
Sebagian
dari masyarakat kita menganggap bahwa ketika badan kita tidak mengalami
sakit, menandakan kita sehat dan tidak perlu melakukan cek kesehatan.
Tes kesehatan pra pernikahan umumnya di Indonesia dilakukan oleh pegawai negeri sipil dan pihak militer. Tes ini untuk kedua institusi tersebut sebagai salah satu kewajiban yang harus dipenuhi sebagai salah satu prasayat menikah. Lalu sebetulnya apakah manfaat melakukan tes kesehatan sebelum pernikahan?
Tes kesehatan pra pernikahan umumnya di Indonesia dilakukan oleh pegawai negeri sipil dan pihak militer. Tes ini untuk kedua institusi tersebut sebagai salah satu kewajiban yang harus dipenuhi sebagai salah satu prasayat menikah. Lalu sebetulnya apakah manfaat melakukan tes kesehatan sebelum pernikahan?
Dokter Maria Poluan, SpKJ (K) dari
Rs Gading Pluit mengutarakan bahwa, cek kesehatan sebelum menikah
sangatlah penting untuk mengetahui kondisi kesehatan masing-masing.
"Pemeriksaan itu penting, untuk mengetahui kesehatan masing-masing. Jadi supaya ketahuan, kalau ternyata salah satu dari keduanya mengalami gangguan kesehatan, misalnya diabetes. Jadi bisa mencegahnya, melakukan kontrol, mengatur pola makannya untuk dietnya," ungkapnya kepada VIVA.co.id baru-baru ini.
"Pemeriksaan itu penting, untuk mengetahui kesehatan masing-masing. Jadi supaya ketahuan, kalau ternyata salah satu dari keduanya mengalami gangguan kesehatan, misalnya diabetes. Jadi bisa mencegahnya, melakukan kontrol, mengatur pola makannya untuk dietnya," ungkapnya kepada VIVA.co.id baru-baru ini.
Selain itu, informasi dari hasil cek kesehatan juga penting untuk mempersiapkan kehadiran buah hati.
"Demi, untuk punya anak. Karena menikah tentu saja bukan hanya sebagai sarana rekreasi seks saja, tapi produktivitas untuk memiliki keturunan (anak)," tambahnya.
Ia pun menyarankan agar calon pasangan pengantin untuk mau melakukan tes kesehatan demi kebaikan keduanya.
"Demi, untuk punya anak. Karena menikah tentu saja bukan hanya sebagai sarana rekreasi seks saja, tapi produktivitas untuk memiliki keturunan (anak)," tambahnya.
Ia pun menyarankan agar calon pasangan pengantin untuk mau melakukan tes kesehatan demi kebaikan keduanya.
"Sebaiknya
bukan hanya PNS saja atau juga militer tapi juga yang lainnya demi
kesehatan kedua mempelai. Beritau pasangan secara halus dan baik-baik
ingatkan dia bahwa ini demi kesehatan kita berdua," ujarnya.
Untuk diketahui, sebelum menikah ada beberapa tes kesehatan yang umumnya dilakukan, mulai dari pemeriksaan darah, pemeriksaan golongan darah dan reshus, pemeriksaan kadar gula darah, pemeriksaan urin, deteksi infeksi menular seks, deteksi infeksi hepatitis B, hingga tes HIV. Biasanya pemeriksaan seperti ini dilakukan 6 bulan sebelum pernikahan. (ren)
Sumber : viva.co.id
